Tuesday, September 29, 2015

Operation Koala: Itinerary

Sebelum lupa sama semua yang terjadi bulan lalu, ada baiknya ditulis dulu di sini.

Jadi, awal Agustus kemarin, gw liburan lagi ke Australia. Kali ini liburan panjang sampai 16 hari. Agak gila sih mengingat dana yang harus disiapkan ga sedikit. Terus ambisius pula, semua-semua mau disamperin.

Berhubung tahun 2012 sudah pernah ke Sydney, kali ini masih ke Sydney tapi ga lama. Karena banyak tempat wisata utama sudah pernah didatangi waktu 2012. Kemudian pindah ke Melbourne dan road trip sampai Adelaide terus balik lagi ke Melbourne.

Itinerary-nya begini:
Day 0: Flight malam ke Sydney
Day 1: QVB, SMH Grower's Market, Sydney Fish Market, Bradford Park, Arisun, Max B
Day 2: Sydney Cathedral, Mary's Burger, Palm Beach, Spice I Am, Anita Gelato  
Day 3: Run until Sydney Harbour Bridge, Menya, Bondi-Coogee Beach Walk, Home Thai
Day 4: Bourke Street Bakery, Featherdale Wildlife Park, Pho An, Anzac War Memorial, Aqua S, Pancakes on the Rocks
Day 5: Toby's Estate, Flight to Melbourne, Manchester Press, Koko Black, Rockwell and Sons, Gelato Messina
Day 6: Piggery Cafe, Yarra Valley (Domaine Chandon, Yering Station), Nandos, Geelong
Day 7: Great Ocean Road, Apollo Bay Bakery, Red Rooster, Warnambool
Day 8: Mount Gambier, Cafe Melzar, Umpherston Sinkhole, Hahndorf Inn Hotel, Adelaide
Day 9: Adelaide City Run, Barossa Valley, Barossa Cheese, Yalumba Wines, Maggie Beer Farm Shop, Seppelstfield, Charles Melton, Jacobs Creek, Nghi Ngan Quan
Day 10: McD, Subway, Grampians, Halls Gap
Day 11: Ballarat, KFC, Pizza, Geelong
Day 12: Mornington Peninsula, Arthur's Seat, Winey Cow, Carlton Gardens, Stalactite
Day 13: Mount Buller, McD
Day 14: Queen Victoria Market, Market Lane Coffee, Federation Square, South Bank, Royal Botanic Gardens, Shrine of Remembrance, Rod Laver Arena, Fitzroy Garden, St. Patrick Cathedral, Gelato Primavera, Eureka Skydeck, DFO, Kokoro Ramen
Day 15: Melbourne City Run, Brother Baba Budan, Huxtaburger, Dymocks, Docklands, Brighton Beach, dinner at Bear-Bunny's
Day 16: Flight back to Jakarta, transit at Sydney


Okay... Agak perjuangan juga ternyata mengingat-ingat semua detail ini :P Detail hari per harinya nyambung di post-post berikutnya (dan semoga belum lupa :P)
 

memendam rasa iri

salah seorang sahabat baru saja melahirkan. tentu sebagai sahabat yang baik, gw ikut senang donk. 

tapi dibalik semua itu, gw ada rasa iri. iri karena gw juga pengen. sejujurnya, kami belum pernah benar-benar berusaha punya anak. awalnya mau nunda, terus ada rencana baru yang membuat kami berpikir sebaiknya punya anaknya ditunda. rencana baru ini belum terlaksana meski kami sedang menuju ke sana. jadi masih ada waktu kira-kira 1 tahun lagi sampai kami mungkin bisa benar-benar merencanakan punya anak.

setelah ngobrol-ngobrol dengan beberapa teman, alasan gw iri itu sebenarnya agak malu-maluin. udah punya rencana macam-macam koq malah ngiri. masalah gw ga seberat yang lain yang memang punya masalah kesehatan jadi belum diberi oleh Tuhan. jujur gw sendiri belum pernah cek ke obgyn. takut? ada sih rasa takut, takut kalau ternyata memang ada masalah. 

keinginan ini kadang menggebu-gebu sampai sering sekali mengingatkan suami kalau nanti rencana kami terlaksana, proses punya anak itu sesegera mungkin dilaksanakan. meski otak ini selalu menjerit kalau semua balik ke Yang di Atas. manusia boleh berencana, Tuhan yang menentukan. 

itu kata si otak. hati sering berteriak lain. hati ingin sesegera mungkin. hati ingin waktu berjalan lebih cepat. 

sekarang ya hanya bisa memendam rasa ini. rasa yang mungkin sebaiknya disingkirkan jauh-jauh agar hati tidak terluka.